×

Iklan

Iklan

Guru Ngaji Sodomi 25 Santri

Jun 20, 2021 | 09:27 WIB Last Updated 2021-06-20T01:27:58Z

Pelaku Sodomi Santri saat ditahan Polisi. ©2021 Infosatu.co.id


JAWA TIMUR, Infosatu.co.id - Polisi mengamankan AH, guru Ngaji sebuah rumah hafiz di Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim). Pria 31 tahun itu diamankan karena telah menyodomi para santrinya.


Bukan belasan, ada puluhan atau tepatnya 25 santri yang telah disodomi. Mereka adalah para santri di bawah umur dengan usia 5-14 tahun. Rumah hafiz itu sendiri memang hanya mempunyai santri laki-laki.


Para korban merupakan anak yatim piatu yang dipungut, dipelihara, dan diberi pendidikan di rumah hafiz tersebut. Mereka datang dari Sidoarjo, Surabaya, Bali, Kalimantan, dan Sumatera.


"Pelaku telah menyodomi 25 santrinya mulai 2016," ujar Kapolresta Sidoarjo Kombes Sumardji kepada wartawan, Jumat (11/06/2021).


Sumardji menjelaskan akibat perbuatan pelaku, ada sebagian dubur para korban yang rusak. Karena pelaku tak hanya sekali menyodomi korban.


"Dari pengakuan korban, ada yang disodomi lebih dari satu kali, antara dua hingga tiga kali," jelas Sumardji.


Sumardji mengatakan pelaku melakukannya dengan masuk ke kamar santri pada malam hari lalu menguncinya. Lalu tersangka mendekati santri yang sedang tidur. Bila santri bangun, pelaku langsung mengancam dan membujuknya. Setelahnya pelaku melakukan perbuatan bejatnya.


"Agar niat bejatnya terlaksana, tersangka membujuk korban 'nanti kamu biar tahu kalau sudah besar, biar alat kelaminmu jadi besar dan istrimu nanti bahagia'. Setelah itu tersangka menyodomi korban, ," terang Sumardji.


Alasan pelaku melakukan aksinya, lanjut Sumardji, untuk mencari kepuasan tersendiri. Karena pelaku sendiri adalah korban sodomi juga di masa kecilnya.


"Dari pengakuan pelaku waktu kecilnya pernah mendapatkan perlakuan yang sama," kata Sumardji.


Polisi juga mengamankan EW, kakak AH. Pria 36 tahun itu juga turut menyodomi santri. Ada tiga santri yang disodominya sejak tahun 2018.


"Tersangka kami tangkap di rumahnya di Kebumen Jawa Tengah. Dia mengakui telah mencabuli tiga santrinya. Hingga satu sampai tiga kali bahkan ada yang lima kali," jelas Wahyudin.


Modus yang digunakan EW sama dengan modus yang dipakai AH. EW yang di rumah Hafiz bertugas sebagai pengasuh dan driver itu menyodomi santri dengan alasan jauh dari istri.


Editor: Redaksi

×
Berita Terbaru Update