×

Iklan

Iklan

Diduga Hasil Hubungan Gelap Kakak-Adik, Bayi Dibuang di Kebun Kosong

Jun 10, 2021 | 15:11 WIB Last Updated 2021-06-10T07:11:31Z

ilustrasi Penemuan Bayi. ©2021 Infosatu.co.id


JAWA BARAT, Infosatu.co.id - Warga Kelurahan Bintara Jaya, Kota Bekasi, Jawa Barat, dihebohkan oleh penemuan jasad bayi di sebuah kebun kosong. Bayi itu diduga hasil dari hubungan sedarah kakak-adik.


"Sementara informasi yang kita dapatkan seperti itu (pelaku kakak-adik). Langsung diamankan oleh pihak berwajib," kata Ketua RT 04/RW 01 Kelurahan Bintara Jaya, Nasrudin, Kamis (10/06/2021).


Jasad bayi itu ditemukan pada Rabu (09/06/2021) sekitar pukul 16.00 WIB. Jasad bayi itu berada di sebuah lahan kosong di dekat Perumahan Mas Naga, Bekasi.


Menurut Nasrudin, pihaknya bersama aparat keamanan kemudian mendatangi lokasi. Hasilnya, ditemukan jasad bayi yang masih berlumuran darah.


"Kalau menurut hasil yang kita temukan, bercak darahnya belum mengering. Kita perkiraan 3-4 jam lalu dari kelahiran atau diketemukan," ujar Nasrudin.


Setelah mengevakuasi jasad bayi, polisi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap pelaku. Polisi kemudian curiga terhadap sebuah rumah yang tertutup saat warga tengah heboh adanya penemuan tersebut.


"Ada satu keluarga di situ, kalau masyarakat di sekitar berkerumun banyak di situ kan. Kemudian kita perhatikan ini ada salah satu rumah kok tertutup," ucapnya.


"Nah, ketika kita melakukan investigasi, kita wawancara, penegak hukum melakukan pertanyaan-pertanyaan, dan ada salah seorang perempuan yang memang dugaannya ini adalah pelaku dari (pembuangan) bayi tersebut," tambahnya.


Dari pemeriksaan polisi, Nasrudin mengatakan pelaku merupakan kakak-adik. Bayi itu diduga merupakan hasil hubungan gelap keduanya.


Usia pelaku tergolong masih muda. Nasrudin mengatakan pelaku pria berkisar 22 tahun dan perempuan berusia 18 tahun.


Awalnya keluarga pelaku tidak mengakui perbuatan adik-kakak tersebut. Namun, setelah polisi melakukan pemeriksaan mendalam serta dibantu keterangan bidan, kedua pelaku mengakui perbuatannya.


"Awalnya juga mereka menolak, cuma itu tadi ada kecurigaan kita kemudian kita panggil bidan yang memang paham tentang mana yang menstruasi mana yang melahirkan. Dari hasil pengembangan itu, akhirnya yang bersangkutan mengakui," katanya.


Kedua pelaku tersebut kini telah dibawa ke Polres Metro Bekasi Kota untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dimintai konfirmasi, Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing membenarkan adanya peristiwa tersebut.


"Iya, laporannya baru masuk kemarin," kata Erna saat dimintai konfirmasi.


Belum banyak keterangan yang diberikan kepolisian. Dugaan jasad bayi merupakan hasil dari hubungan sedarah kakak dan adik pun masih belum dijawab pihak berwajib.


Editor: Redaksi

×
Berita Terbaru Update
close