×

Iklan

Iklan

Soal Ujian Alih Pegawai KPK, Ada Percaya Hal Ghaib-Penista Agama Dihukum Mati

04 May 2021 | 21:54 WIB Last Updated 2021-05-04T13:54:33Z

Gedung KPK. ©2021 Infosatu.co.id 

JAKARTA, Infosatu.co.id - Alih status pegawai KPK menjadi ASN sedang menjadi sorotan. Pasalnya, para pegawai harus menjalani serangkaian ujian yang disebut Tes Wawasan Kebangsaan. 


KPK sudah menerima hasil tes tersebut dari Badan Kepegawaian Nasional. "Dalam waktu dekat akan diumumkan," kata Pelaksana tugas juru bicara KPK Ali Fikri pada Senin (03/05/2021).


Alih status pegawai ini merupakan buntut dari revisi Undang-undang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi atau UU KPK. Sebanyak 1.349 pegawai KPK mengikuti tes alih status pada 18 Maret hingga 9 April 2021. Tes dibagi menjadi dua tahap, tulis dan wawancara.


Tes yang sebelumnya disebut Tes Wawasan Kebangsaan itu sebenarnya memiliki nama resmi Tes Moderasi Bernegara. Materi dalam tes menjadi sorotan karena dianggap tidak sesuai dengan tugas yang akan dijalankan oleh pegawai komisi antirasuah.


Berdasarkan keterangan sejumlah pegawai KPK, tes tersebut bukan TWK, melainkan Tes Moderasi Kebangsaan. Soal yang diberikan kepada pegawai lebih mirip screening ideologi.


Pertanyaan-pertanyaan dalam tes ini pun janggal. Mulai dari soal PKI, radikalisme, sampai soal apakah jika Indonesia krisis akan pindah ke luar negeri. Berikut 20 soal tes wawasan kebangsaan KPK:


1. Saya memiliki masa depan yang suram

2. Saya hidup untuk menebus dosa-dosa masa lalu

3. Semua orang Cina sama saja

4. Semua orang Jepang kejam

5. UU ITE mengancam kebebasan berpendapat

6. Agama adalah hasil pemikiran manusia

7. Alam semesta adalah ciptaan Tuhan

8. Nurdin M. Top, Imam Samudra, Amrozi, melakukan jihad

9. Budaya barat merusak moral orang Indonesia

10. Kulit berwarna tidak pantas menjadi atasan kulit putih

11. Saya mempercayai hal ghaib dan mengamalkan ajaran tanpa bertanya-tanya lagi

12. Saya akan pindah negara jika kondisi kritis

13. Penista agama harus dihukum mati

14. Saya ingin pindah negara untuk kesejahteraan

15. Jika boleh memilih, saya ingin lahir di negara lain

16. Saya bangga menjadi warga negara Indonesia

17. Demokrasi dan agama harus dipisahkan

18. Hak kaum homoseks harus tetap dipenuhi

19. Kaum homoseks harus diberikan hukuman badan

20. Perlakuan kepada narapidana kurang keras. Harus ditambahkan hukuman badan


Hasil tes ini pun menjadi sorotan. Dikutip Tempo menyebutkan sebanyak 75 pegawai KPK, mayoritas penyidik KPK, akan dipecat karena tidak lolos dalam tes tersebut.


Sebelumnya diberitakan infosatu.co.id, Usai Tes Wawasan, 75 Pegawai Termasuk Penyidik KPK akan Dipecat ada Nama Novel Baswedan.


Beberapa sumber mengatakan mayoritas yang dipecat adalah penyidik senior di lembaga antikorupsi tersebut. Salah satunya adalah Novel Baswedan.


"Iya benar, saya mendengar info tersebut," katanya lewat pesan teks pada Senin, (03/05/2021). Ia menduga tes itu sesungguhnya menjadi bagian dari upaya menyingkirkan pegawai independen, di antaranya penyidik dan penyelidik yang diangkat oleh KPK. 


Baca selengkapnya: 75 Pegawai Termasuk Penyidik KPK akan Dipecat ada Nama Novel Baswedan



×
Berita Terbaru Update
close