-->

Iklan

Iklan

Pemerintah Arab Saudi Tunda Ibadah Haji Muhaimin

Redaksi
01 April 2020, 06:44 WIB Last Updated 2020-04-01T00:57:18Z

RIYADH - Umat Islam diminta sabar untuk melaksanakan ibadah umrah menunggu kejelasan dari pemerintah Saudi terkait Virus yang telah menyebar keseluruh dunia dan berharap wabah COVID-19 segera berakhir. Seruan tersebut disampaikan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Mohammad Benten.

Mohammad Benten mengatakan Kerajaan Arab Saudi siap melayani para jamaah dalam hal apa pun, tetapi prioritasnya adalah keselamatan umat Islam.

"Umat Islam harus menunggu sebelum membuat rencana berhaji sampai ada kejelasan lebih lanjut tentang virus corona," tulis surat kabar Asharq Al-Awsat, Rabu (1/4/2020), mengutip Mohammad Benten.

Saban tahunnya, sekitar 2,5 juta jamaah dari seluruh dunia berduyun-duyun ke situs-situs paling suci Islam di Makkah dan Madinah untuk menjalankan serangkaian ibadah haji selama seminggu.

Pertemuan tahunan umat Muslim terbesar dijadwalkan akan dimulai pada akhir Juli 2020. Namun, wabah COVID-19 telah menimbulkan pertanyaan tentang apakah ibadah haji akan dilaksanakan mengingat ada risiko besar dari penyebaran penyakit ini dalam pertemuan massal.

Pemerintah Arab Saudi telah menangguhkan atau melarang sementara pelaksanaan umrah sampai ada pemberitahuan lebih lanjut. Pemerintah yang dipimpin Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud tersebut juga menghentikan semua penerbangan internasional tanpa batas waktu dan pekan lalu memblokir akses masuk dan keluar ke Makkah, Madinah, Riyadh dan Jedah.

Kerajaan tersebut telah melaporkan 1.563 kasus COVID-19 dengan 10 orang di antaranya telah meninggal dunia. Sejauh ini 165 pasien telah berhasil disembuhkan.

Editor: Redaksi
Baca Juga
Komentar

Tampilkan

Terkini Lainnya

Hukum & Kriminal

+
CLOSE ADS
CLOSE ADS
close