Iklan

Iklan

5 Kisah Pembunuh Berantai Paling Sadis di Indonesia Sampai Nekat Simpan Potongan Tubuh Korban

Redaksi
29 Mar 2021, 13:57 WIB Last Updated 2022-09-04T09:48:34Z

ilustrasi pembunuhan berantai. ©2021 infosatu.co.id 

Infosatu.co.id - Kisah yang tak akan pernah kita lupakan, 5 kisah pembunuh berantai paling sadis di Indonesia. Apa yang ada di benak kalian tentang pembunuh sadis atau psikopat?


Mungkin yang akan terlintas adalah film-film genre thriller buatan luar negeri yang membuat para penonton ngeri mengikuti alur cerita film tersebut.


Namun bagaimana jika kisah tersebut adalah nyata dan benar-benar ada di sekitar kita?


Kebanyakan dari mereka berhasil ditangkap pada awal tahun 2000-an, siapa saja kah mereka?


Siapa sangka ada sosok pembunuh berantai sadis Indonesia yang berjenis kelamin perempuan, lho. Dia adalah Astini atau yang lebih dikenal dengan nama Nyonya Astini.


Awal mulai diketahui ada kasus pembunuhan adalah karena warga menemukan potongan kepala dalam kantung plastik. Setelah diusut, diketahui ternyata Astini membunuh tetangganya dan 2 tetangga lainnya yang menagih utang dengan kata-kata kasar.


Astini sendiri membunuh 3 tetangganya dan memutilasi tubuh korban menjadi 10 bagian.


Setelah divonis mati pada Oktober 1996, Astini sendiri dieksekusidengan cara ditembak dalam posisi duduk dan mata terbuka pada Maret 2005 lalu.


Rio Martil sendiri sebenarnya punya nama lengkap Antonius Rio Alex Bulo. Namun disebut sebagai Rio Martil karena membunuh 4 korbannya dengan martil kesayangannya dan mencuri kendaraan yang mereka miliki.


Rio Martil divonis hukuman mati di Pengadilan Negeri Purwokerto dan dipindahkan ke Nusa Kambangan pada tahun 2001.


Namun di tahun 2005, ternyata Rio kembali membunuh. Kali ini korbannya adalah teman satu sel tahanan yang juga guru mengajinya sendiri.


Akhirnya, Rio Martil dieksekusi dengan ditembak pada tanggal 8 Agustus 2008.


Siswanto atau yang lebih dikenal dengan nama Robot Gedek ini mungkin jadi salah satu pembunuh berantai paling sadis di Indonesia.


Pada tahun 1994-1996, Robot Gedek pernah membunuh 12 orang anak laki-laki yang berusia 9-15 tahun, menyodomi korbannya yang sudah menjadi mayat, memutilasi, mengambil isi perut dan meminum darah korbannya!


Robot Gedek sendiri mengaku selalu menikmati aksinya dan enggak merasa bersalah. Bahkan potongan tubuh tertentu dari korbannya ada yang disimpan sebagai kenang-kenangan.


Makanya, Robot Gedek akhirnya dijatuhi hukuman mati. Namun, Robot Gedek ternyata harus meninggal akibat serangan jantung pada Maret 2007.


Ryan dengan nama asli Very Idham Henyansyah adalah pembunuh berantai Indonesia yang paling menggegerkan dan terkenal di Indonesia!


Ryan dikenal sebagai pembunuh berantai yang memutilasi korbannya. Ryan sendiri melakukan pembunuhan di 2 tempat berbeda, yaitu Jombang dan Jakarta dengan total korban 11 orang.


Awal mula diketahui Ryan sebagai pembunuh adalah ketika ada penemuan 7 mayat termutilasi yang berada dalam 2 tas dan satu kantung plastik di daerah Jakarta. Setelah itu, sisa mayat lainnya ditemukan di lubang galian belakang rumah Ryan di Jombang.


Motif pembunuhnya kebanyakan karena sakit hati.


Gara-gara aksinya, Ryan akhirnya diberikan hukuman mati dan bandingnya selalu ditolak.


Selanjutnya, kasus yang sadis pun datang Babeh Beakuni. Walaupun namanya asing, tapi Babeh Baekuni ini jauh lebih menyeramkan daripada Ryan.


Tahun 2010 yang lalu, ditangkaplah Babeh Baekuni, pembunuh berantai dan pelaku kekerasan seksual pada anak-anak.


Semua pelakunya dibunuh, disodomi, dan dimutilasi. Hal ini bisa terjadi karena Babeh Baekuni sendiri punya trauma masa kecil yang dilampiaskan pada korban-korbannya.


Babeh Baekuni mengaku sudah membunuh, menyodomi, dan memutilasi 14 orang anak laki-laki yang masih di bawah umur. Namun usut punya usut, polisi memperkirakan masih ada 50 orang lainnya yang sudah jadi korban Babeh Baekuni.


Begitulah kisah para pelaku pembunuhan paling sadis di Indonesia. Untuk itu, para masyarakat agar selalu waspada. Karena kejadian-kejadian yang dilakukan para pelaku bisa terjadi di daerah kita masing-masing.


Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • 5 Kisah Pembunuh Berantai Paling Sadis di Indonesia Sampai Nekat Simpan Potongan Tubuh Korban

Terkini Lainnya

Iklan