Iklan

Iklan

Ayo Cegah Kekerasan Seksual dengan Memahami Kesetaraan Gender

Redaksi
21 Feb 2021, 11:24 WIB Last Updated 2022-09-04T09:48:34Z

Ilustrasi kekerasan seksual akibat tidak memahami kesetaraan Gender. (Foto: ilustrasi / infosatu.co.id) 

JAKARTA, Infosatu.co.id - Kasus kekerasan seksual masih tinggi. Psikolog Yayasan Pulih, Ika Putri Dewi mengatakan, perempuan dan laki-laki harus memahami arti dari kesetaraan gender untuk mencegah dan menghentikan kasus kekerasan seksual berbasis gender.


"Paham kesetaraan antara perempuan dan laki-laki adalah salah satu prinsip untuk menghentikan kasus kekerasan berbasis gender. Oleh karena itu, baik perempuan maupun laki-laki harus terlibat bersama, berkontribusi bersama," kata Ika.


Ia mengatakan peran laki-laki dalam menciptakan lingkungan yang aman dari kekerasan berbasis gender bukan karena dianggap sebagai pemimpin dan dipandang kuat, tetapi menciptakan rasa aman adalah tanggung jawab bersama antara laki-laki dan perempuan.


Selain itu, munculnya konstruksi sosial terkait maskulinitas juga mesti dipahami bagaimana maskulin adalah bentuk konstruksi sosial dari masyarakat. Menurutnya, berbicara soal konstruksi sebenarnya bisa bergeser sesuai perkembangan zaman melihat situasi budaya karena dibentuk oleh konstruksi masyarakat.


"Kalau dibilang salah apa enggak, kalau konstruksi dari pengalaman memang dari hulu ke hulu seperti ini. Kita perlu pahami sifat maskulin dan feminim ada pada setiap orang. Namun, yang terjadi justru dikuatkan dengan kotak maskulin dan kotak feminim itu yang membuat kaku," katanya dilansir tempo.co.


Menurutnya, saat ini diharapkan semua pihak dapat membuka segala pikiran dan wawasan terkait dengan gender. Selain itu, bisa menerima nilai-nilai baru yang berbeda dan tidak kaku seperti sebelumnya. Kesetaraan gender diharapkan bisa meredam kekerasan seksual.


Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Ayo Cegah Kekerasan Seksual dengan Memahami Kesetaraan Gender

Terkini Lainnya

Iklan