Iklan

Warga Kecewa Daftar Online Disdukcapil Kota Manado, Minta Segera Diperbaiki

Redaksi
29 June 2020, 16:37 WIB Last Updated 2020-06-29T08:37:17Z
Warga Kecewa Daftar Online Disdukcapil Kota Manado, Minta Segera Diperbaiki
Kantor Disdukcapil Kota Manado. (Foto: Infosatu.co.id) 


SULUT, Infosatu.co.id - Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Manado menghadapi wabah Virus Corona atau Covid-19 melakukan penerapan pendaftaran secara online. Tapi sayangnya banyak warga sangat kecewa dengan pendaftaran online tersebut.

Pasalnya, daftar online yang disarankan oleh Disdukcapil Kota Manado terkesan sangat dibatasi dan sering error. Sehingga warga harus mendaftar berulang kali setiap harinya sampai satu atau dua bulan bisa diterima sistem untuk mendaftar.

"Kami sayang kecewa dengan daftar online Disdukcapil Kota Manado. Karena sistem yang dibuat itu hanya mempersulit semua warga kota Manado, yang harus tiap harinya terus-menerus melakukan pendaftar yang tidak pasti diterima sistem dari Website Disdukcapil," Kata Ratna dan sejumlah warga saat datangi kantor Disdukcapil Manado, Senin (29/06/2020).

Bukan hanya daftar onlinenya lanjut Ratna, tapi dalam pengurusannya butuh waktu lama dan bisa memakan waktu dua sampai tiga bulan.

"Di Kantor Disdukcapil Manado perlu di evaluasi lagi kalau cara pengurusannya seperti ini. Kami minta Pak Walikota Manado harus tahu masalah ini, agar bisa adanya penyegaran di dalam kantor Disdukcapil, " kata Warga seraya menambahkan, kalau perlu ganti saja Kepala Dinasnya jika harus begini terus.

"Kami minta ganti Kepala Dinas Disdukcapil Manado jika tidak bisa atasi daftar online dan pengurusan berkas warga yang selalu begitu lama dari sekarang sampai kedepan," tutup Warga.

Saat dikonfirmasi media ini melalui via Telepon nomor 08135632XXXX, Julises Deffie Oehlers, SH Kepala Dinas (Kadis) Disdukcapil Kota Manado. Dirinya mengatakan, nanti bicara lagi.

"Saya masih rapat," kata Kadis dengan singkat sambil menutup teleponnya.

Penulis: Redaksi
Baca Juga
Komentar

Tampilkan

Terkini Lainnya

Hukum & Kriminal

+
CLOSE ADS
CLOSE ADS
close